Transaksi Tabungan Emas Pegadaian Tembus Rp1,5 Triliun di April 2025

PT Pegadaian Tbk mencatat lonjakan signifikan pada transaksi Tabungan Emas selama bulan April 2025. Nilainya meningkat drastis hingga empat kali lipat dibandingkan rata-rata bulanan, mencapai angka fantastis Rp1,5 triliun.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah, menjelaskan bahwa peningkatan minat masyarakat terhadap investasi emas menjadi pemicu utama lonjakan ini. Ketidakpastian ekonomi global mendorong masyarakat untuk beralih ke aset yang lebih aman, salah satunya emas.

- Advertisement -

“Selama bulan April 2025 ini, Pegadaian mengalami lonjakan pada produk Tabungan Emas Pegadaian hingga empat kali lipat, dari rata-rata transaksi sebanyak Rp380 miliar menjadi Rp1,5 triliun,” kata Elvi yang dilansir dari ANTARA di Jakarta, Senin (21/4).

Ia juga menyebutkan bahwa tren ini diperkirakan belum akan berhenti. Bahkan, hingga akhir April, transaksi emas diproyeksikan bisa tumbuh hingga 10 kali lipat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

- Advertisement -

Lonjakan transaksi Tabungan Emas Pegadaian tak lepas dari sejumlah faktor eksternal. Elvi menyoroti ketegangan geopolitik, termasuk perang dagang dan kebijakan tarif balasan dari Presiden AS Donald Trump, yang memicu gangguan rantai pasok global—termasuk pasokan emas.

Tingginya permintaan emas juga dipengaruhi oleh kelangkaan stok fisik di pasar. Masyarakat cenderung membeli emas sebagai langkah perlindungan nilai aset, terutama di tengah kondisi pasar modal yang melemah.

“Fenomena masyarakat banyak membeli emas akhir-akhir ini memang ada beberapa faktor yang menyebabkannya, salah satunya benar adalah tren permintaan yang tinggi dan kelangkaan stok emas fisik yang ada di pasaran,” ujar Elvi.

Selain itu, kondisi pasar modal yang cenderung lesu turut membuat investor mencari instrumen lindung nilai yang lebih stabil.

- Advertisement -

“Masyarakat juga berbondong-bondong membeli emas karena indeks IHSG belakangan ini juga mengalami penurunan yang mengakibatkan banyak investor melakukan cutloss untuk mengamankan asetnya dan berpindah ke instrumen yang safe haven,” tuturnya.

Menjawab lonjakan permintaan ini, Pegadaian menjamin ketersediaan stok emas fisik melalui sistem 1:1. Setiap pembelian oleh nasabah akan diimbangi dengan cadangan emas fisik dalam inventori perusahaan, baik untuk produk Cicilan Emas maupun Tabungan Emas.

Dalam jangka pendek, Elvi memproyeksikan harga emas masih akan mengalami volatilitas tinggi, didorong oleh respons pasar terhadap kebijakan global dan ketegangan geopolitik.

Beberapa analis bahkan memperkirakan harga emas dapat menembus angka 3.500 dolar AS per troy ounce atau setara hampir Rp2 juta per gram.

“Beberapa analis keuangan global memprediksi ranging harga emas dunia akan semakin volatile di tahun 2025. Kondisi dan respon atas perang dagang antara Amerika Serikat dan China akan menjadi critical point bagi pergerakan instrumen keuangan di dunia tidak terkecuali emas,” jelas dia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img