Iklan Lowongan Kerja Judi Online Viral, Kemnaker Tindak Pelaku Penipuan

Iklan lowongan kerja untuk posisi customer service di perusahaan judi online (judol) yang menawarkan gaji hingga Rp18 juta per bulan tengah viral di media sosial. Menanggapi fenomena ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang terlibat dalam iklan tersebut.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian untuk menyelidiki dan menindaklanjuti laporan terkait modus penipuan dalam iklan lowongan kerja. Beberapa laporan yang masuk menunjukkan bahwa penawaran pekerjaan sering kali berbeda dari yang diiklankan di portal lowongan kerja.

- Advertisement -

“Tim Kemnaker sedang mendalami kasus ini. Sudah ada beberapa laporan masuk dengan modus sejenis yang memanfaatkan iklan loker yang tersedia di job portal, meminta identitas dan nomer HP atau WA. Dan memberi penawaran, iming-iming dan benefit yang besar,” katanya kepada Detikfinance, Minggu (12/1).

Kemnaker kini bekerja sama dengan kepolisian untuk mengungkap dan menindak para pelaku. Anwar menegaskan, jika ditemukan unsur pidana dalam praktik ini, kasus tersebut akan segera diserahkan kepada pihak berwajib.

- Advertisement -

“Kalau ada unsur pidana tentunya akan kita serahkan kepada aparat penegak hukum,” imbuhnya.

Anwar juga mengimbau pengelola portal lowongan kerja untuk lebih waspada dan mengambil langkah mitigasi terhadap risiko iklan lowongan kerja palsu, termasuk yang terkait dengan judi online atau penipuan lainnya. Tujuan dari imbauan ini adalah untuk melindungi masyarakat, khususnya para pencari kerja, dari praktik yang merugikan.

“Selain itu, Kemnaker menghimbau pencari kerja untuk teliti dan cermat dalam menanggapi email mau pun segala bentuk komunikasi dalam proses rekruitment,” katanya.

Seorang netizen baru-baru ini membagikan kisahnya yang menghebohkan di platform X (Twitter). Ia menceritakan pengalamannya melamar posisi admin untuk sebuah perusahaan yang menawarkan gaji menggiurkan, namun ternyata berkaitan dengan bisnis judi ilegal. Kisahnya pun langsung viral, mengingat tawaran pekerjaan ini berpotensi menjerumuskan para pencari kerja yang tidak waspada.

- Advertisement -

Awalnya, si netizen melamar untuk posisi customer service yang ia kira merupakan pekerjaan biasa. Lowongan yang ditawarkan berasal dari perusahaan asing yang berlokasi di Jakarta dengan tawaran gaji yang sangat menarik, yakni antara Rp13 juta hingga Rp18 juta per bulan. Namun, kecurigaan mulai muncul ketika perusahaan tersebut menanyakan apakah ia bersedia ditempatkan di Kamboja. Mengingat Kamboja adalah salah satu negara yang melegalkan perjudian, hal ini memicu keraguan dalam dirinya.

“Akhirnya aku buka chat dari HR ituh dan bener aja banyak pertanyaan pertanyaan yang sus (mencurigakan) parah, kaya apakah familiar dengan casino, industri game dll. Dah lah langsung blok kontaknya takut banget,” tulisnya.

Ia pun membagikan pengalamannya melamar admin judol kepada netizen agar para pelamar kerja lebih berhati-hati dalam menerima tawaran kerja serupa.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img