InfoEkonomi.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan harga di tingkat pedagang eceran. Meskipun demikian, harga beberapa komoditas, seperti beras, bawang merah, daging sapi murni, dan ikan tongkol, tercatat mengalami penurunan.
Menurut data Bapanas yang diperoleh pada Selasa (8/10), harga beras premium mengalami penurunan sebesar 0,84% menjadi Rp15.360 per kilogram, sementara beras medium turun 1,18% menjadi Rp13.400 per kilogram. Beras jenis SPHP juga turun ke level Rp12.460 per kilogram. Selain itu, bawang merah dan daging sapi murni masing-masing turun menjadi Rp28.300 per kilogram dan Rp130.890 per kilogram, dengan penurunan masing-masing 0,84% dan 2,94%.
Namun, laporan juga menunjukkan kenaikan harga yang signifikan untuk berbagai komoditas lainnya. Harga bawang putih bonggol naik 2,04% menjadi Rp40.520 per kilogram. Kenaikan harga cabai terlihat pada cabai merah keriting yang naik 0,78% menjadi Rp31.040 per kilogram, dan cabai rawit merah yang melambung 3,83% menjadi Rp47.180 per kilogram.
Produk unggas juga mengalami lonjakan harga, dengan daging ayam ras meningkat 11% menjadi Rp38.440 per kilogram dan telur ayam ras naik 6,84% menjadi Rp30.460 per kilogram. Harga jagung di tingkat peternak meningkat tajam, mencapai Rp7.910 per kilogram atau naik 31,40% dibanding hari sebelumnya.
Di sisi lain, harga gula konsumsi naik 2,74% menjadi Rp18.400 per kilogram, dan minyak goreng kemasan sederhana melonjak 5,83% menjadi Rp19.230 per liter. Harga tepung terigu, baik curah maupun kemasan non curah, juga naik, dengan tepung terigu curah mencapai Rp10.460 per kilogram, atau naik 3,05%.
Berbagai jenis ikan juga tercatat mengalami kenaikan harga, termasuk ikan kembung yang naik 9,24% menjadi Rp40.670 per kilogram dan ikan bandeng yang melonjak 12,54% menjadi Rp37.240 per kilogram.
Dengan kondisi ini, Bapanas terus memantau fluktuasi harga pangan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga di pasaran.
































