InfoEkonomi.ID – PT Mandiri Utama Finance (MUF) memproyeksikan pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru di bulan Januari 2024 ini mencapai Rp1,8 triliun. Angka ini tumbuh 5% jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.
“Kami proyeksikan Januari akan tersalurkan pembiayaan baru sebesar Rp1,8 triliun. Tumbuh hampir 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Direktur Utama MUF Stanley Setia Atmadja.
Untuk merealisasikan hal tersebut, MUF telah merencanakan pertumbuhan organik dengan ragam strategi yang bakal dilancarkan di tahun 2024. Di antaranya, meningkatkan kerja sama dengan berbagai kanal pemasaran yang ada, dan juga melalui pengembangan jaringan, baik jaringan konvensional maupun digital.
“Sejauh ini belum ada rencana mendorong pertumbuhan melalui akuisisi dan aksi korporasi lainnya,” ujarnya yang dilansir dari Kontan.co.id, Selasa (30/1).
Stanley mengungkapkan, di awal tahun ini pihaknya proyeksikan pembiayaan baru bakal tersalurkan sebesar Rp1,8 triliun per Januari 2024.
“Kami proyeksikan Januari akan tersalurkan pembiayaan baru sebesar Rp1,8 triliun. Tumbuh hampir 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkapnya.
Sebelumnya, Stanley bilang, sepanjang tahun 2023 pihaknya berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp20,7 triliun, tumbuh 16% year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Stanley menyebut, segmen mobil baru maupun bekas menjadi penopang pertumbuhan perusahaan. Dia bilang, segmen mobil berkontribusi sebesar 80% dari total penyaluran pembiayaan baru 2023, dan tumbuh lebih dari 18% dibanding pembiayaan mobil tahun 2022.
“Tahun 2024 MUF telah mencanangkan target pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru sebesar 20%,” tandasnya.

































