Sri Mulyani Pastikan Jakarta Jadi Pusat Ekonomi RI Usai Tak Jadi Ibu Kota

InfoEkonomi.IDMenteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan DKI Jakarta akan tetap menjadi pusat perekonomian, meskipun Ibu Kota Negara (IKN) pindah ke Kalimantan Timur. Pasalnya, Jakarta memiliki segudang pesona.

Sri Mulyani menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh aktivitas masyarakat Jakarta. Tak hanya itu, segala aktivitas pemerintah di Jakarta juga tidak boleh dianggap remeh, karena memiliki keterikatan dengan ekonomi Indonesia.

- Advertisement -

“Jakarta ini bukan hanya tentang gedung pemerintahan. Tetapi aktivitas pemerintah yang menarik banyak keterkaitan lainnya merupakan multiplier yang tidak boleh dianggap remeh,” kata Sri Mulyani dalam Workshop Recycling and Management of State Assets, Kamis (8/12).

Sri Mulyani mengaku, pemerintah tengah mencari cara untuk mendesain ulang Jakarta. Supaya layak huni dan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang kuat untuk Indonesia.

- Advertisement -

Lebih lanjut, Sri Mulyani memaparkan, bahwa jumlah aset negara yang ada di Jakarta senilai Rp 1.464 triliun. Aset tersebut perlu dikelola saat pemerintah pusat pindah ke IKN Nusantara.

Nantinya, aset negara di Jakarta akan dikelola secara terintegrasi oleh Kementerian Keuangan usai ditinggalkan oleh pegawai kementerian atau lembaga yang berpindah ke IKN Nusantara.

“Setiap aset perlu diidentifikasi bagaimana keberlanjutan pengelolaannya yang dapat menghasilkan keuntungan bagi negara,” tandasnya.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekred@infoekonomi.id

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Terbaru

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img